Musim Panen Kedua 2026, Kopkarhutan Kembali Panen Alpukat di Penataran Blitar

Kopkarhutan mulai melaksanakan panen alpukat musim kedua tahun 2026 di Lahan Hutan Multi Guna Penataran, Blitar. Panen dilakukan secara berkala setiap delapan hari dengan hasil sekitar 1–2 ton sekali panen, untuk selanjutnya dipasarkan hingga Banjar, Kalimantan Selatan.

Panen mulai dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, dengan proses pemanenan dilakukan langsung oleh pihak pembeli di lokasi kebun. Kegiatan tersebut disaksikan oleh tim Kopkarhutan yang terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan Kepala Unit Usaha IV.

Beberapa varietas alpukat yang dikembangkan di lahan tersebut yaitu Alpukat Aligator, Miki, Markus, dan Pluwang. Dalam setiap periode pemanenan, hasil yang diperoleh berkisar antara 1 hingga 2 ton, bergantung pada tingkat kematangan dan kesiapan buah untuk dipanen.

Pemanenan alpukat dilakukan secara bertahap dengan interval sekitar delapan hari sekali. Pola ini diterapkan untuk menyesuaikan tingkat kematangan buah sekaligus menjaga kualitas hasil panen.

Setiap kali panen, buah yang terkumpul selanjutnya melalui proses sortasi berdasarkan kondisi dan kualitasnya. Buah dikelompokkan menjadi Grade A, Grade B, dan Grade C, dengan standar kualitas dan harga jual yang berbeda pada masing-masing grade.

Ketua Kopkarhutan bersama Kepala Unit Usaha IV menyaksikan proses sortasi buah alpukat hasil panen di Lahan Hutan Multi Guna Penataran, Kabupaten Blitar.

Buah alpukat hasil panen yang telah melalui proses sortasi berdasarkan kualitas Grade A, Grade B, dan Grade C.

Proses sortasi menjadi bagian penting dalam kegiatan pascapanen untuk memastikan buah yang dikirim kepada pembeli sesuai dengan kualitas yang telah ditetapkan.

Hasil panen alpukat dari Penataran selanjutnya akan dipasarkan ke Banjar, Kalimantan Selatan. Pengiriman dilakukan menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebelum diteruskan menuju daerah tujuan.

Pemasaran lintas pulau tersebut menjadi bagian dari upaya Kopkarhutan dalam mengembangkan jaringan pemasaran hasil perkebunan dan meningkatkan nilai ekonomi dari lahan yang dikelola.

Kegiatan panen ini sekaligus menunjukkan pemanfaatan Lahan Hutan Multi Guna di Penataran sebagai salah satu lahan produktif yang terus dikembangkan oleh Kopkarhutan melalui Unit Usaha IV. Pengelolaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemeliharaan tanaman, pemanenan, sortasi, hingga pemasaran hasil produksi.